Bandung 22 januari 2026 – Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) terus berinovasi dalam mendukung pengembangan pendidikan dan kemandirian pangan melalui pendirian Laboratorium Teknologi Produksi Tanaman Semusim Sistem Hidroponik. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengintegrasikan pembelajaran, riset, dan inovasi berbasis teknologi pertanian.
Laboratorium hidroponik tersebut difungsikan sebagai sarana praktikum bagi mahasiswa, khususnya dalam pengembangan teknologi produksi tanaman semusim dengan sistem tanam modern yang efisien dan ramah lingkungan. Melalui sistem hidroponik, mahasiswa dapat mempelajari proses budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, sehingga lebih hemat lahan dan air.
Keberadaan laboratorium ini juga mendukung program mandiri pangan kampus, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan berbasis institusi pendidikan. Selain sebagai media pembelajaran, hasil dari pengembangan tanaman hidroponik diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Pihak universitas menilai bahwa pengembangan laboratorium ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pangan di masa depan. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Dengan hadirnya Laboratorium Teknologi Produksi Tanaman Semusim Sistem Hidroponik, Universitas Muhammadiyah Bandung menegaskan komitmennya sebagai kampus yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pangan dan teknologi pertanian.







